Manokwari – Generasi muda Papua menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya melalui pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal. Hal ini tercermin dalam Rapat Kerja (Raker) Perkumpulan Putra Putri Maybrat Lahir Besar Manokwari (P3M Labema) yang berlangsung di Aula STT Erikson Tritt, Manokwari.
Staf Ahli Bupati Manokwari Bidang Kepemudaan dan Ekonomi Kreatif, Kristofel Pangalila, menegaskan bahwa kebersamaan dan persatuan adalah modal utama untuk membawa perubahan positif di Manokwari. Menurutnya, pemuda Papua memiliki potensi besar yang harus dioptimalkan agar mampu berperan sebagai motor penggerak pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari selalu siap mendukung perkumpulan ini. Sinergi yang baik antara organisasi dan pemerintah daerah akan membuat program yang dirancang lebih efektif dan efisien,” ujarnya. Ia juga mendorong agar P3M Labema memfasilitasi peningkatan kapasitas intelektual, keterampilan, serta menjaga kelestarian budaya khas Maybrat yang menjadi identitas daerah.
Panitia Raker, Mersiana Jitmau, menyebut forum ini menjadi ruang strategis untuk mengasah kreativitas, inovasi, dan kualitas kerja para pemuda. Menurutnya, anggota P3M Labema tidak hanya dituntut mengabdi, tetapi juga harus aktif, kritis, dan mampu bersaing di era modern. “P3M Labema ini berisi anak-anak yang orang tuanya sudah mengabdi di Manokwari sejak lama. Kini giliran generasi muda melanjutkan perjuangan itu,” ungkapnya.
Ketua P3M Labema, Marthen Kareth, menegaskan pentingnya menjaga solidaritas antaranggota. Ia menilai bahwa perjuangan orang tua dahulu harus dilanjutkan generasi penerus dengan terus mendukung program pembangunan pemerintah. “Mereka telah mendukung pembangunan daerah sejak dulu. Kini kami sebagai generasi penerus akan terus bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan Manokwari dan Papua Barat,” ujarnya.
Senada, Kepala Sub Suku Ayamaru, Soleman Sikrit, mengapresiasi peran pemuda yang terhimpun dalam organisasi ini. Ia mendorong Raker P3M Labema menghasilkan program konkret yang dapat dijalankan secara maksimal. “Untuk pemuda-pemuda, anak-anak, terus berjuang dengan semangat. Raker ini harus melahirkan program yang sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu dilaksanakan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, generasi muda Papua membuktikan perannya sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Dengan sinergi bersama pemerintah, mereka tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi kreatif. Harapan besar terletak pada generasi muda sebagai penggerak inovasi, sehingga kemajuan Manokwari dan Papua Barat dapat terwujud secara berkelanjutan. ()