Pemerintah Maksimalkan Evakuasi dan Distribusi Bantuan bagi Korban Bencana NTT

oleh -1 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA – Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengerahkan berbagai sumber daya untuk mendukung proses evakuasi, pelayanan kesehatan, serta distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Langkah cepat tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna memastikan kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Sejumlah instansi, seperti Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Provinsi NTT, terlibat dalam penanganan darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak.

banner 336x280

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa penyelamatan korban dan pemulihan layanan dasar harus menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana.

“Langkah penyelamatan, layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur dasar, termasuk rumah sakit, harus ditempatkan sebagai prioritas utama,” ujar Pratikno.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera melakukan pendataan dan mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan. Pendataan tersebut dinilai penting agar pemerintah pusat dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran sesuai dengan kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Tolong segera lakukan identifikasi kebutuhan agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan yang lebih tepat dan efektif,” katanya.

Pratikno menjelaskan bahwa data kebutuhan dari daerah akan mempermudah BNPB dalam mengoordinasikan berbagai bentuk bantuan dari pemerintah pusat. Selain itu, kebutuhan mendesak, seperti rumah sakit sementara, fasilitas pengungsian, serta dukungan logistik lainnya, dapat segera dipenuhi berdasarkan hasil identifikasi tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap penanganan bencana di NTT. Pemerintah pusat telah memberikan dukungan penuh kepada BNPB agar proses penanganan dapat berlangsung secara cepat, terarah, dan efektif.

“Dukungan dari Presiden kepada BNPB sudah diberikan dan diharapkan seluruh proses penanganan dapat berlangsung secara efektif,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa Kementerian Sosial langsung bergerak sejak gempa terjadi. Pemerintah telah mengirimkan bantuan berupa 48 ton beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

“Kami telah mengirimkan 48 ton beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo juga telah berangkat ke NTT untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, bantuan tersalurkan dengan baik, serta berbagai kebutuhan yang belum terpenuhi dapat segera ditindaklanjuti,” kata Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa keselamatan warga harus menjadi fokus utama. Pemerintah juga diminta memastikan pengungsi memperoleh tempat yang aman, kebutuhan pangan tersedia, kelompok rentan mendapatkan pelayanan, serta pendataan korban dilakukan secara cepat dan akurat. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *